![]() |
| Sudarmaji, Media Officer Arema (C) AKAIBARA |
Kronologi sesuai pengamatan Pengawas Pertandingan (PP) menyebutkan saat babak kedua dimulai, penonton masuk ke area sentle ban. Kemudian, saat berakhirnya pertandingan suporter Arema menyalakan flare serta memasuki area lapangan.
"Ini denda yang pertama, dan kami harapkan ini menjadi denda yang terakhir," ujar Media Officer Arema, Sudarmaji kepada WEAREMANIA.
Pihak Arema tak bisa mengelak lagi, lantaran kejadian flare dan melubernya suporter ke sentle ban tersebut diperkuat oleh bukti-bukti foto yang diambil oleh Pengawas Pertandingan yang hadir di Stadion Gajayana Malang. Denda itu wajib dibayarkan Arema selambat-lambatnya tujuh hari setelah diterimanya keputusan komdis tersebut.
"Untuk antisipasi agar hal ini tidak terulang lagi kami sudah berkomunikasi dengan petugas Panpel untuk melakukan pengetatan, termasuk nantinya kami lakukan kampanye anti flare," pungkasnya.
Ikuti WEAREMANIA di Instagram dan Channel Youtube untuk mengikuti update tim Arema FC paling lengkap, cepat dan terpercaya!
Reference

No comments:
Post a Comment